Bahkan mereka masih membanggakan diri sebagai bangsa Israel (Yahudi) dan masih melecehkan bangsa Arab, dengan menyebut bangsa Arab sebagai orang-orang Ummiyin, alias orang-orang jalang dan buas, buta huruf, hina dan terbelakang. Dalam pandangan mereka, harta bangsa Arab boleh mereka ambil semaunya,
لاخير في أمة إذا كان أبناؤها جهلاء، ولا تصلح أمة إلا بالعلم

