Ponpesma Unisla
Artikel

Seharusnya Kita Punya Potensi yang Sama

Hum Rijaalun Nahnu Rijalun (mereka lelaki kita juga lelaki), salah satu semboyan favorit Pendiri dan Rektor Pertama Universitas Islam lamongan, al-maghfurlah Prof. Dr. KH. Achmad Mudlor, S.H untuk mewujudkan cita-cita luhurnya. Mulanya ungkapan ini seringkali disinggung oleh kyai beliau selama di pesantren Langitan. Yang erat menjadi sentra pembahasan waktu itu bukanlah wilayah intelektual melainkan disesuaikan dengan TKP pesantren yaitu kyai. Semua bisa menjadi kyai dengan jalan ikhtiar, sebab factor “mawahib/ pemberian” tidak banyak berpengaruh. Abah mudlor meng”ameliorasi”kan motto tersebut khusus ke ranah intelektual. Secara implisit, moto diatas mengandung penafsiran tidaka adanya diskriminasi kapabilitas antar manusia.

Jika Al-Ghazali mampu menjadi pengarang buku Maqasidul Falasifah yang oleh Dominicus Gundisalimus di Toledo diterjemahkan menjadi Logica et Philosohia Aigazelies Arabis, Ibnu Arabi mampu menciptakan buku tentang politik yang berjudul Ar-Ra’yu Ahl al-Madinah Al-Fadhilah, Jabir bin Hayyan dinobatkan sebagai bapak ilmu kimia dan pendiri laboritorium pertama, Zakaria Ar-Razi sebagai dokter penemu penyakit cacar dan darah tinggi, serta Prof. Dr. Abdus Salam sebagai ahli fisika pemenang nobel tahun 1976.

Maka ketika manusia berkaca pada maqolah Kullu mauluudin yuuladu ‘alal fitroh (tiap anak dilahirkan dalam keadaan suci) bisa dikata bahwa sesungguhny manusia lahir dalam keadan tabularasa. Mereka bisa memilih untuk memaksimalkan atau menekan serendah-rendahnya kemampuan sesuai dengan semangat hidup mereka di dunia. Dengan berpegang pada motto ini, manusia tidak akan mengalami inferiority complex atau penyakit minder seperti yang diungkapkan Carl Gustaf Jung, dengan alasan merasa rendah ssecara kapabilitas

baca selengkapnya buku Mujtahid Mujaddid Mujahid Percikan Perjalanan Spiritualitas dan Intelektualitas Prof. Dr. KH. Achmad Mudlor, SH. karya Lia Sholicha, S.S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *