SINGO BARBAR; AJANG MAHASANTRI UNISLA KEMBANGKAN KREATIFITAS MENULIS

Oleh: Abdul Rozak, Mahasiswa Perikanan Semester 5

Suara Ponpesma– Baru-baru ini Pondok Pesantren Mahasiswa (Ponpesma) Universitas Islam Lamongan (UNISLA) telah mengadakan kegiatan yang dirancang oleh para dewan musyrif pondok dan juga mahasantri yang sedang mengikuti program mondok sebagai prasyarat mengikuti program KKN (Kuliah Kerja Nyata). Singo BarBer “ Sinau Ngopi Bareng-Bareng”, begitulah dinamakan kegiatan tersebut yang dilaksanakan sepekan sekali setiap kamis malam yang direncakan sebanyak tiga kali di Aula Ponpesma.

Acara tersebut dimulai untuk hari pertama pada kamis (28/9) malam pukul 20.00 WIB, setelah semuanya melaksanakan sholat isya’ berjama’ah. Acara tersebut diawali dengan acara opening ceremony dan kemudian langsung pada acara inti yakni pemberian materi tentang penulisan berita oleh Abdu Rozak Rafsanjani (21) salah satu Mahasantri yang juga anggota pers Greezma Unisla. Acara semakin meriah dengan diberikannya ice breaking oleh Ja’far (25) musyrif ponpesma dengan pembawaannya yang humoris. Antusiasme para mahasantri begitu terasa dengan gelak tawa juga perhatian penuh akan materi yang disampaikan ditemani dengan suguhan camilan ringan dan seduhan kopi sebagai pengusir kantuk.

Diakhir acara, para mahasantri diminta untuk mempraktikkan materi yang telah disampaikan yaitu dengan menulis berita. Beberapa ada yang bergerombol sesama mahasantri dan ada juga yang mengkonsultasikan hasil tulisannya pada para musyrif. Hasil tulisan para mahasantripun sangat beragam. Ada yang menuliskan berita realita disekitar yang ada dan juga ada yang menuliskan berita dengan imajinasi yang lucu namun tetap menggunakan aturan-aturan penulisan berita yang baku. Sebut saja Ain Mu’ammar (21) yang membuat berita dengan judul “ Tak Sanggup Membuat Berita Seorang Mahasantri UNISLA Nekat Melompat dari Lantai Empat”, hal ini membuat yang membaca tertawa terbahak-bahak. Setelah acara dengan pembahasan dan pelatihan penulisan berita, rencananya acara “Singo BarBar” ini akan dilanjutkan pada malam jum’at berikutnya hingga dua kali pertemuan dengan pembahasan penulisan karya ilmiah dan pembuatan proposal PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) yang merupakan program dari Dikti.

Ustadz Khorul Huda, selaku musyrif ponpesma menyampaikan harapannya bahwa dengan diadaknnya Singo BarBar ini para mahasantri memiliki keterampilan dalam menulis yang pada akhirnya akan berguna dalam menyelesaikan studi. “Keterampilan dalam menulis sangatlah bermanfaat karena akan memudahkan mahasantri dalam menyelesaikan studinya. Contohnya, strata 1 berupa skripsi, strata 2 berupa tesis, dan strata 3 berupa desertasi. Selain itu, saya sangat terkesan dengan acara ini karena meskipun terkesan santai (sambil ngopi) para mahasantri masih bisa menyerap materi dengan bukti mereka bisa menulis berita dengan memuat unsur-unsur berita yang ada.” pungkasnya.

Terkhir, “ Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang didalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” –Pramoedya Ananta Toer.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *